Halo. Selamat hari Minggu!
Setelah resmi lulus SMA, resmi jugalah gue menjadi pengangguran.
Kalo ditanya, "Mau kuliah dimana?", gue cuma bisa cengar-cengir doang.
Tapi itu dulu (beberapa hari yang lalu, sih). Lalu...?
Face the reality. Gue ditolak SNMPTN Undangan. Sekarang, gue sudah menjalani serangkaian SNMPTN tertulis yang memabukkan itu, dengan memilih FIB UI & Unpad. Gue sudah berserah sepenuhnya, semuanya silakan Tuhan saja yang mengaturkan jalan.
Permasalahan jurusan, jurusan yang gue pilih itu kayaknya agak favorit deh. Peminatnya ribuan, sementara bangku yang tersedia di bawah 30.
Tapi.... mengutip kata-kata Raditya Dika, gue adalah pemenang. Lebih tepatnya, sperma yang menjadi pemenang.
Sewaktu gue masih berbentuk sperma, gue memperebutkan satu ovum bersama ribuan sperma lainnya. Dan gue menang. Gue yang berhasil masuk ovum itu!
Camkan ini: GUE ADALAH (sperma yang menjadi) PEMENANG!
Gue tidak boleh takut. Dari sebelum lahir aja, gue udah menang dari ribuan lawan. Padahal waktu itu gue bentuknya cuma... (ehem). Apalagi sekarang? Hidup!
Gue sekarang sedang berniat mendaftarkan diri di beberapa universitas swasta di Jakarta, jurusan desain! Wooohoooo! Doakan, ya.
Oh ya, buat temen-temen yang masih menggalaukan universitas (ya..mungkin aja masih ada), saran gue, stop aja galaunya. Gue aja bisa, kalian pasti bisa juga, kok. Mungkin itu emang galau berkualitas ya? Tapi gini deh. Makanan yang berkualitas aja, kalo kelamaan dibiarin, bakal basi, kan? Bakalan hilang kualitasnya. Nah, daripada nanti 'galau berkualitas'nya jadi 'galau tidak berkualitas', mendingan berhenti.
Semua pasti sukses!
Btw, jangan jijik baca post ini. Kita kan sperma yang menang, masa jijik baca kata 'sperma'? ._.v
Salam pengangguran <3
June 17, 2012
May 27, 2012
Purnasismadya & Kejutan Tak Terduga
SAYA RESMI LULUS SMA!
Pada tanggal 24 Mei sebetulnya sudah beredar rumor yang
menyatakan 33 2k12 lulus 100%, tapi pengumuman resminya diumumkan sekolah di
acara Purnasismadya, tanggal 26 Mei lalu.
Pada tanggal 26 Mei dini hari, gue dipaksa bangun oleh
nyokap—yang mulai berkoar-koar setelah hampir 1 jam belum berhasil memaksa gue
bangun, karena seperti kita ketahui bersama, di weekend, gravitasi di kasur
menjadi 1000 kali lebih kuat & keposesifan kasur juga jadi kelewatan.
Setelah perdebatan panjang, akhirnya kasur ngalah. Jam
setengah enam, gue mandi lalu jam enam lewat sedikit, gue bertolak ke Salon Gaul
Aries (beneran, ada ‘gaul’-nya..). Di sana, gue dipoles & rambut gue
dijadikan semacam sanggul, tapi rambut asli semua, lho. Gue pikir gue harus pake rambut palsu gitu.
Kemudian setelah dimakeover, nyokap dateng dan membawa gue
ke ballroom tempat Purnasismadya dilaksanakan. Di sana gue duduk di barakan 12
Sosial 3 (barakan?). Kami mengobrol mendengarkan sambutan-sambutan kurang
penting dari ibu-ibu & bapak-bapak yang sebagian tidak gue kenal karena terlalu
asyik mengobrol.
Kemudian, tibalah saatnya pembacaan siswa-siswi yang nilai
UN-nya paling bagus. Dimulai jurusan IPA, ada Steven, Yunggih, Disty, Nico, dan
Meylia. Selanjutnya IPS. Gue sedang asyik duduk, mengangkat satu kaki ke kursi,
tidak memakai sepatu, sambil mengobrol. Gue betul-betul tidak berpikiran gue
akan menjadi salah satu dari mereka........sampai nama gue dibacakan oleh Bu
Rita. Dzinggg! Bagaikan petir di siang bolong, gue bengong sejenak. Kemudian
teman-teman memberi applause. What-an-unexpected-surprise! Malah peringkat satu
IPS, pula. Seorang Evita.......... Gue pun naik ke panggung dan disusul oleh Fikri, Mayrian, Agustina,
dan Ananda. Terima kasih Tuhan buat kejutannya!
Setelah itu, kami seangkatan mendapatkan medali tanda
kelulusan dan foto bersama. Cukup menyentuh lho, saat wali kelas gue, Miss
Tanti, memegang tangan gue sambil berkata, “Evita, kamu yang terbaik, selamat
ya.” Mata Miss Tanti berkaca-kaca dan merah, dan saat itu pula gue terharu. Mau
ikut nangis tapi...makeup ini bisa luluh lantak.
Kemudian pemutaran dokumenter! Ayeeeeeeey! Gue seneng banget
temen-temen seangkatan kelihatan menikmati film itu. Syukurlah :’) Btw kalo
penasaran, ini gue masukin videonya. Ada 2 bagian, gak afdol kalo nonton cuma part 1 atau cuma part 2 aja. Silakan!
PART 1
PART 2
Dibalik semua kebahagiaan itu, terselip sebuah duka. Emang,
hidup itu seimbang ya, antara suka dan dukanya. Saya tidak lolos SNMPTN
Undangan. Ya....Tuhan punya rencana lain yang pastinya jauh lebih baik daripada
rencana gue :’)
Mengutip salah satu teenager’s quote yang gue liat di
fesbuk;
No matter how much you think you hate school, you’ll always miss it when you leave.
Selamat menempuh kisah selanjutnya, teman-teman
seperjuangan! Sukses ada di tangan kita semua! Kalian bakal jadi
kenang-kenangan paling indah dari SMA 33 Jakarta. Selamat meneruskan
perjuangan!!!
May 03, 2012
Those Types
Mendengar orang bilang atau membaca tulisan, yang berbunyi, "tipe kesukaan gue tuh..." bikin gue berpikir.
"Apa sih tipe kesukaan gue?" Seems like discussing about lover, agak jijik? Iya, menurut gue.
Sejujur-jujurnya, sampai detik ini, gue belum menentukan tipe kesukaan gue.
Waktu SD aja, gue gak pernah mengisi kolom 'tipe cowok' di tiap biodata yang gue isi di binder temen gue.
Kenapa? Karena gue gak tau.
Mengutip dari jawaban teman-teman SD gue, ada yang mengisi;
Yak. Cukup enam aja ya, yang paling umum gue temukan di kolom 'tipe cowok' teman-teman SD gue.
Gue?
Belum menemukan tipe kesukaan tuh. Ada saran? :p
"Apa sih tipe kesukaan gue?" Seems like discussing about lover, agak jijik? Iya, menurut gue.
Sejujur-jujurnya, sampai detik ini, gue belum menentukan tipe kesukaan gue.
Waktu SD aja, gue gak pernah mengisi kolom 'tipe cowok' di tiap biodata yang gue isi di binder temen gue.
Kenapa? Karena gue gak tau.
- Ganteng. Ini udah umum seumum-umumnya. Ganteng itu relatif. Berhubung semua manusia diciptakan serupa dengan Sang Penciptanya, berarti seharusnya semua ganteng. Berarti tipe ini sangat universal, meliputi semua laki-laki di muka bumi.
- Putih. Ini tipe yang sangat bodoh, menurut gue. Jadi, lo mendambakan laki-laki albino? Laki-laki albino sangat putih, btw. Dan kayaknya laki-laki berkulit gelap terlihat lebih 'laki'. Ahsyadap.
- Kaya. Kekayaan tidak menjamin kebahagiaan, buat gue.. karena bahagia itu sebenarnya sederhana.
- Lebih pinter. Menurut gue, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Kenapa harus yang lebih pinter? Justru kita bakal kelihatan lebih bodoh dong.. Tapi jangan nyari yang lebih bodoh biar kita kelihatan lebih pinter juga. Mendingan nyari yang kadar pinternya setara sama kita. Bakalan lebih nyambung deh kayaknya.
- Lebih tinggi. Supaya lo bisa menangis di bahunya? Anjir, teenlit banget. Tinggi tidak menjamin kebahagiaan, kok. Ucok Baba nampaknya bisa membahagiakan isterinya, tuh.
- Bersih. Kalo buat gue, ini syarat buat hatinya aja deh. Badan kotor, bisa mandi. Muka kotor, bisa maskeran(agak gimana ya, cowok maskeran..). Otak kotor, bisa..hmm, otak termasuk harus bersih juga.
Yak. Cukup enam aja ya, yang paling umum gue temukan di kolom 'tipe cowok' teman-teman SD gue.
Gue?
Belum menemukan tipe kesukaan tuh. Ada saran? :p
April 30, 2012
Tidak (Mau) Tahu
Aku tidak tahu
mengenai
bagian apakah pada dirimu
yang membangkitkan keposesifanku.
Aku tidak tahu
sejak kapan
aku mulai merasa memilikimu
padahal tidak.
Aku tidak tahu
kenapa aku jengah
saat orang yang dekat denganmu
bukan aku.
Aku tidak tahu
apakah ini salah
atau benar
tidak mau tahu, malah.
-Evita
(di lubuk hati terdalam gue sama sekali tidak mau menyatakan puisi ini sebagai puisi cinta, tapi kalau kalian merasa ini puisi cinta, ya tidak apa-apa.)
mengenai
bagian apakah pada dirimu
yang membangkitkan keposesifanku.
Aku tidak tahu
sejak kapan
aku mulai merasa memilikimu
padahal tidak.
Aku tidak tahu
kenapa aku jengah
saat orang yang dekat denganmu
bukan aku.
Aku tidak tahu
apakah ini salah
atau benar
tidak mau tahu, malah.
-Evita
(di lubuk hati terdalam gue sama sekali tidak mau menyatakan puisi ini sebagai puisi cinta, tapi kalau kalian merasa ini puisi cinta, ya tidak apa-apa.)
March 08, 2012
12th grader-thingy
Halo bulan Maret!
It is 39 days to go to National Examination.
Minggu lalu adalah minggu terakhir KBM saya & teman-teman seperjuangan.
Minggu ini saya sudah disibukkan dengan Try Out dan ujian praktek.
Lalu minggu depan dan seterusnya, Try Out lainnya akan datang. Demikian juga ujian praktek dan ujian sekolah lainnya.
Ironis.
Saya gak bisa menikmati saat-saat terakhir SMA ini karena segala kesibukan itu. Hmpff. Begitu pula dengan teman-teman yang lain. Dunia memang tidak adil.
Btw, saya sudah mendaftarkan diri di SNMPTN Undangan. Dan pilihan saya (bersama kedua orang tua, tepatnya) jatuh kepada Fakultas Ilmu Budaya dan/atau Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
Awalnya saya mau Fakultas Seni Rupa dan Desain. Ya, saya percaya jika Tuhan menghendaki saya di situ, ujung-ujungnya saya bakalan masuk situ.
Kalo enggak? Berarti kehendak Tuhan berbeda. Dan saya percaya semua yang dikehendaki Tuhan buat hidup saya itu adalah yang terbaik. Bukan cuma saya, kamu juga, kita semua. Tuhan sayang banget sama kita. :D
Oh ya, saya mengganti judul blog saya ini (demikian pula dengan Tumblr dan Multiply saya) dari "DO NOT STOP" menjadi "cosmological coincidence".
Apa sih, cosmological coincidence itu?
This is a short explanation about that (I captured it from Raditya Dika's Marmut Merah Jambu, and this is also one of my favorite lines!), semoga dengan membaca ini kamu sudah paham. Amin.
Last: HAPPY INTERNATIONAL WOMEN'S DAY!
Good night. God loves me and you.
Subscribe to:
Posts (Atom)


