Hari ini adalah hari paling tidak produktif sejauh ini. Gue baru berhasil tidur jam setengah lima pagi dan baru bangun jam satu siang. Untunglah hari ini tidak ada kuliah maupun UTS. Bangun tidur, gue nyalain laptop dan belum dimatiin sampe sekarang. *pukpuk laptop*
Bodohnya, gue tidak berpikiran untuk belajar buat UTS. Gimana ini..... gue gak mau semester dua se-naas semester satu. Doain UTS gue ya temen-temen.. :-|
Daripada gak produktif sama sekali, gue memutuskan untuk membuat posting baru. Two posts in a row nih muehehe. Gue mau pamerin yang baru di kamar gue; dua buah poster dan satu set wallsticker;
Sekarang tembok kamar kos nggak sepi-sepi banget. Mihihi. Btw, satu set wallsticker itu harganya cuma tujuh ribu lima ratus rupiah di toko alat tulis deket kosan gue. Untung gue nggak tergiur untuk beli di online shop yang jual dua puluh ribuan. Fyuh. Dan sebenernya dalam satu set wallsticker itu ada yang bentuknya menara Eiffel. Tapi begitu gue pasang.... kamar gue mendadak jadi terlalu... aneh. Di bayangan gue, yang suka Paris-Parisan itu ya cuma cewek-cewek yang kadar 'cewek'-nya kebangetan, yang dari garskin sampe binder semuanya motif Paris. Gue merasa awkward ngeliat stiker Eiffel itu, jadi gue copotin deh. Dan jadi keren.
Akhir-akhir ini gue sedang senang sekali main Nyanicorn, game yang seperti game anak-anak, tapi asyikkkkkkkk. Mau coba? Klik: Nyanicorn. Sejauh ini skor gue yang paling tinggi baru 30.000an. Sedih.
Dan.... late post sih, tapi ini gue masukkan foto ulang tahunnya Nyokap gue pada tanggal 12 April silam. (Happy birthday!!!!!<3)
Di ultah Nyokap itu, gue akhirnya beliin kado yang agak mahal. Soalnya sekarang gue dapet duit bulanan, lumayan lah bisa nabung sedikit-sedikit. Biasanya sih gue selalu beli di Gramedia atau Intermedia, entah itu buku resep atau apalah. Tapi kemaren gue belinya gak di Gramedia, tapi Lazada. Web yang jual barang secara online ini emang trusted banget. Kado Nyokap datang dalam keadaan sehat walafiat. Gratis ongkos kirim, pula. :P
Oke. Udahan dulu. Jadi hari ini ceritanya gue mau tidur di bawah jam 12 malem. See you in the next post, soon!
April 17, 2013
Makrab Sasing'12: We Survived 2012
Duh.
(Gue gak mau memulai post ini dengan kata 'halo', terlalu cliche.)
Sejak awal bulan April 2013, gue kayak kesetanan tiap malem. Mata selalu menolak untuk membiarkan gue beristirahat. Gue biasanya baru 'diizinkan' beristirahat oleh mata gue di atas jam tiga pagi. Selalu begitu kira-kira enam hari dalam setiap minggu. Is it what we call 'insomnia'? Hahahaha, (semoga) bukan. Soalnya insomnia itu serem pake banget. Insomnia yang sebenernya bisa dilihat di link INI. Jadi, buat adik-adik atau kakak-kakak yang jam setengah sebelas malem aja udah nge-tweet "Duh, insomnia...", plis dibuka link-nya, dan segeralah kembali ke jalan yang benar. Karena setiap melihat tweet atau status facebook seperti itu, gue jadi suka ngatain dan ngetawain kalian. Gak mau kan, gue terus-terusan bikin dosa? :(
By the way, makrab yang gue ceritakan di post sebelum ini, sudah selesai dan berhasil! Meskipun acaranya diganggu oleh kehadiran hujan yang turun membasahi Jatinangor sepanjang acara (dan entah kenapa baru berhenti setelah acara selesai), tapi menurut gue, overall, lancar-lancar aja. Yang hadir kemarin, untungnya, tidak memilih untuk pulang melainkan tetap menonton. Ada yang hujan-hujanan (seperti gue), ada pula yang berteduh di bawah payung, meskipun mungkin ada yang memakai payung yang bukan miliknya, buktinya.. payung gue ilang, setelah diambil tanpa izin oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. The only upcoming meeting of this event is the evaluation, which will be held at April 18th. Nih, sebagai koordinator divisi dekorasi, gue lampirkan foto dekorasi panggungnya;
Gimana? Ini pertama kalinya gue 'ngacak-ngacak' kampus, tepatnya di Blue Stage-nya FIB Unpad Jatinangor. Kalo kalian liat, di foto itu, di kayu penyangga drum ada tulisan 'FASA'. Itu bukan kayu yang dicuri(hah, dicuri....?) dari fakultas lain, kok. Soalnya, dulu FIB namanya Fasa, alias Fakultas Sastra, sampai akhirnya Fasa ganti nama jadi FIB, alias Fakultas Ilmu Budaya, pada tanggal 5 Januari 2012. Puji Tuhan tidak terdengar oleh telinga gue komentar jelek untuk dekorasi ini. Tidak terdengar, ya. Kalo yang ngatain dekorasi ini di dalem hati sih, gue gakmau tau.
Oh, iya. Gue lupa ngasih tau. 'Makrab' adalah akronim dari 'Malam Keakraban' (in case ada yang nggak tau). Yang jelas, makrab ini adalah Makrab Jurusan Sastra Inggris angkatan 2012. Nama acaranya We Survived 2012 (Bukan bermaksud nyombong, tapi cuma bangga aja, karena nama ini adalah nama yang gue usulkan saat rapat panitia inti pada suatu sore di bulan Maret 2013, gak nyangka bakalan dipake beneran *nangis terharu*). Jadi, intinya adalah angkatan 2012 berhasil bertahan dan selamat dari kiamat palsu ramalan mantan istrinya Dhani, Maya (OKE. INI KRIK. KRIK BANGET). Makanya, dekorasi yang diterapkan adalah bertema apocalypse. Seperti yang terlihat di foto, di atas panggung ada tulisan 2012 yang pake font film 2012. Terus, ada meteor. Dan kalo kalian hadir di acara itu, kalian bisa melihat dari dekat bahwa gedung-gedung mini itu rusak; ada yang bolong, ada yang hangus, dan ada yang patah juga.
Well, jadi koordinator divisi, bikin gue dapet pengalaman baru. Gue jadi lebih kenal sama anak-anak Sastra Inggris 2012, terutama anak-anak dari divisipaling keren yaitu dekorasi. Bikin properti-properti yang terlihat di foto (tulisan 2012 dan meteor dari sterofoam, gedung-gedung dari kardus.) mau nggak mau membuat kami ketemu melulu sampe bosen dari 5 April sampai hari H, 11 April. Sekarang banyak orang yang kalo ketemu gue, senyum. Dan otomatis gue ikutan senyum. Dan senyum bisa membuat kita sehat. Nggak percaya? Klik link INI; ada penjelasan dari detikHealth tentang manfaat senyum di situ. Huehehe. Dan tidak hanya senyum, beberapa orang juga menyapa gue. Gue ngerasa berhasil beradaptasi. Ya, meskipun ini udah hampir setahun, tapi gue bersyukur, soalnya gue dinyatakan 'Tidak Baik' dalam beradaptasi oleh sebuah Psikotest yang pernah gue ikuti.
Oh iya, satu hal yang pasti dari menjadi koordinator: pulsamu akan habis. Yap. Pulsa gue habis, buat ngejarkomin info-info ke anak-anak dekor yang jumlah keseluruhannya 17 orang. Belom lagi kalo tiba-tiba ada info tambahan atau ralat, harus ngejarkom berkali-kali. T_T Tapi, untunglah semakin hari anak-anak dekor makin solid, dan makin punya kesadaran untuk dateng on time. Dan anak dekor juga punya foto di ID card yang paling keren. Muahahaha. Ini gue lampirkan penampakannya;
Dengan ikutan jadi bagian dari kepanitiaan Makrab Sastra Inggris 2012: We Survived 2012, gue nggak merasa kapok untuk ikut lagi dalam kepanitiaan. Capek, sih. Tapi capek gue ilang kok setelah semua panitia berkumpul, naik ke panggung, dan dihujani tepuk tangan (meskipun tepuk tangan dari panitia itu sendiri). Kegiatan gue selanjutnya adalah ngurusin acara Paskah KBK FIB Unpad, karena gue masuk menjadi panitia dalam divisi acaranya. Ditunggu ya, kabar kesuksesan acaranya! Muahahaha.
Sampai jumpa di post selanjutnya! Selamat subuh, saya tidur dulu, ya.
(Gue gak mau memulai post ini dengan kata 'halo', terlalu cliche.)
Sejak awal bulan April 2013, gue kayak kesetanan tiap malem. Mata selalu menolak untuk membiarkan gue beristirahat. Gue biasanya baru 'diizinkan' beristirahat oleh mata gue di atas jam tiga pagi. Selalu begitu kira-kira enam hari dalam setiap minggu. Is it what we call 'insomnia'? Hahahaha, (semoga) bukan. Soalnya insomnia itu serem pake banget. Insomnia yang sebenernya bisa dilihat di link INI. Jadi, buat adik-adik atau kakak-kakak yang jam setengah sebelas malem aja udah nge-tweet "Duh, insomnia...", plis dibuka link-nya, dan segeralah kembali ke jalan yang benar. Karena setiap melihat tweet atau status facebook seperti itu, gue jadi suka ngatain dan ngetawain kalian. Gak mau kan, gue terus-terusan bikin dosa? :(
By the way, makrab yang gue ceritakan di post sebelum ini, sudah selesai dan berhasil! Meskipun acaranya diganggu oleh kehadiran hujan yang turun membasahi Jatinangor sepanjang acara (dan entah kenapa baru berhenti setelah acara selesai), tapi menurut gue, overall, lancar-lancar aja. Yang hadir kemarin, untungnya, tidak memilih untuk pulang melainkan tetap menonton. Ada yang hujan-hujanan (seperti gue), ada pula yang berteduh di bawah payung, meskipun mungkin ada yang memakai payung yang bukan miliknya, buktinya.. payung gue ilang, setelah diambil tanpa izin oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. The only upcoming meeting of this event is the evaluation, which will be held at April 18th. Nih, sebagai koordinator divisi dekorasi, gue lampirkan foto dekorasi panggungnya;
Untuk melihat foto asli dari pemiliknya silakan klik DISINI.
Gimana? Ini pertama kalinya gue 'ngacak-ngacak' kampus, tepatnya di Blue Stage-nya FIB Unpad Jatinangor. Kalo kalian liat, di foto itu, di kayu penyangga drum ada tulisan 'FASA'. Itu bukan kayu yang dicuri(hah, dicuri....?) dari fakultas lain, kok. Soalnya, dulu FIB namanya Fasa, alias Fakultas Sastra, sampai akhirnya Fasa ganti nama jadi FIB, alias Fakultas Ilmu Budaya, pada tanggal 5 Januari 2012. Puji Tuhan tidak terdengar oleh telinga gue komentar jelek untuk dekorasi ini. Tidak terdengar, ya. Kalo yang ngatain dekorasi ini di dalem hati sih, gue gak
Oh, iya. Gue lupa ngasih tau. 'Makrab' adalah akronim dari 'Malam Keakraban' (in case ada yang nggak tau). Yang jelas, makrab ini adalah Makrab Jurusan Sastra Inggris angkatan 2012. Nama acaranya We Survived 2012 (Bukan bermaksud nyombong, tapi cuma bangga aja, karena nama ini adalah nama yang gue usulkan saat rapat panitia inti pada suatu sore di bulan Maret 2013, gak nyangka bakalan dipake beneran *nangis terharu*). Jadi, intinya adalah angkatan 2012 berhasil bertahan dan selamat dari kiamat palsu ramalan mantan istrinya Dhani, Maya (OKE. INI KRIK. KRIK BANGET). Makanya, dekorasi yang diterapkan adalah bertema apocalypse. Seperti yang terlihat di foto, di atas panggung ada tulisan 2012 yang pake font film 2012. Terus, ada meteor. Dan kalo kalian hadir di acara itu, kalian bisa melihat dari dekat bahwa gedung-gedung mini itu rusak; ada yang bolong, ada yang hangus, dan ada yang patah juga.
Well, jadi koordinator divisi, bikin gue dapet pengalaman baru. Gue jadi lebih kenal sama anak-anak Sastra Inggris 2012, terutama anak-anak dari divisi
Oh iya, satu hal yang pasti dari menjadi koordinator: pulsamu akan habis. Yap. Pulsa gue habis, buat ngejarkomin info-info ke anak-anak dekor yang jumlah keseluruhannya 17 orang. Belom lagi kalo tiba-tiba ada info tambahan atau ralat, harus ngejarkom berkali-kali. T_T Tapi, untunglah semakin hari anak-anak dekor makin solid, dan makin punya kesadaran untuk dateng on time. Dan anak dekor juga punya foto di ID card yang paling keren. Muahahaha. Ini gue lampirkan penampakannya;
Dan tidak ada divisi lain yang foto ID card-nya satu badan dengan pose yang sama. B-)
Dengan ikutan jadi bagian dari kepanitiaan Makrab Sastra Inggris 2012: We Survived 2012, gue nggak merasa kapok untuk ikut lagi dalam kepanitiaan. Capek, sih. Tapi capek gue ilang kok setelah semua panitia berkumpul, naik ke panggung, dan dihujani tepuk tangan (meskipun tepuk tangan dari panitia itu sendiri). Kegiatan gue selanjutnya adalah ngurusin acara Paskah KBK FIB Unpad, karena gue masuk menjadi panitia dalam divisi acaranya. Ditunggu ya, kabar kesuksesan acaranya! Muahahaha.
Sampai jumpa di post selanjutnya! Selamat subuh, saya tidur dulu, ya.
April 04, 2013
Kesibukan Maret 2013
Halo, sesuai dengan janji gue pada post sebelumnya, di post ini gue akan menjelaskan apa saja kesibukan gue di bulan lalu, sampe-sampe nggak bisa ngepost.
Dan jawabannya adalah.......................... nggak ada.
Semua kesibukan yang seharusnya udah lewat dari bulan Maret itu, pada mundur ke bulan April. Daripada gue ngulur-ngulur waktu dan baru cerita bulan Mei, gue menyempatkan diri untuk menulis malam ini. Iya, khusus buat kalian para pembaca budiman dimanapun kalian berada.
Pertama. Seharusnya gue melaksanakan Makrab Sasing 2012 sebagai panitia di divisi dekorasi. Namun karena beberapa alasan, acara yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2013 tersebut diundur ke tanggal 11 April 2013. Padahal gue udah bahagia membayangkan bulan April tanpa dihantui bayang-bayang Makrab...... #okesip
Kedua. Seharusnya gue melaksanakan pengambilan gambar, atau istilah terkenalnya, syuting. Gue bergabung dengan salah satu UKM di fakultas gue sekarang, dan UKM itu bergerak dalam dunia perfilman. Sebagai script writer teladan, gue membuat naskah sesuai dengan ide cerita teman seangkatan gue dengan ngebut. Ya, namanya juga film pendek, sih.. Naskah itu udah siap dan matang pada tanggal 12 Maret 2013, loh. Seharusnya syuting dilakukan pada tanggal 20 Maret 2013. But then, another shit happens. Diundur menjadi tanggal yang masih belum jelas. Pokoknya kalo itu film jadi, gue (pasti) bakalan pamerin di sini dan sekalian gue berikan naskahnya, siapa tau ada yang pengen ngeliat naskah film itu kayak gimana, cuma sekedar mau berbagi. Tapi tunggu filmnya rampung dulu, ya! Ini gue berikan hadiah logo UKM gue:
Ketiga. Ini sih bukan merupakan hal yang gue undur, malah gue kebanyakan ngejalanin hal ini di bulan Maret. Iya. Gue kebanyakan pulang. Awalnya, gue bertekad untuk hanya pulang ke Jakarta satu kali dalam satu bulan. Bulan lalu gue pulang dua kali.. I broke my own promise, yet I didn't feel sorry. :p
Oh iya. Adik kesayangan gue menderita penyakit tipes sejak Kamis, 28 Maret 2013. Sampai post ini dibuat, dia masih dirawat di RSPI. Gue mohon doa kalian untuk kesembuhan my luph, ya, teman-teman sekalian. Gak perlu doa, deh. Kalian ngucapin, 'Semoga cepet sembuh ya adiknya Evita' di dalam hati pada saat ini juga aja, gue udah berterima kasih. :'D
Udah. Yang bikin gue males ngepost bulan Maret sebenernya cuma tiga itu aja. Kecewa karena 'kesibukan' gue tidak sesibuk yang kalian kira? Maapin saya, ya. Sebagai bonus, gue memberikan kuis menarik yang asyik dan sering sekali kita mainkan sewaktumudakecil. Lumayan, bisa nostalgia dan iseng-iseng berhadiah, gratis pula. Tinggal klik---> KUIS BONUS.
Sampai disini dulu, ya. Sampai jumpa di lain waktu. Maap juga, pikiran lagi keruh, lagi gak bisa bikin post bagus-bagus. :')
Dan jawabannya adalah.......................... nggak ada.
Semua kesibukan yang seharusnya udah lewat dari bulan Maret itu, pada mundur ke bulan April. Daripada gue ngulur-ngulur waktu dan baru cerita bulan Mei, gue menyempatkan diri untuk menulis malam ini. Iya, khusus buat kalian para pembaca budiman dimanapun kalian berada.
Pertama. Seharusnya gue melaksanakan Makrab Sasing 2012 sebagai panitia di divisi dekorasi. Namun karena beberapa alasan, acara yang seharusnya dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2013 tersebut diundur ke tanggal 11 April 2013. Padahal gue udah bahagia membayangkan bulan April tanpa dihantui bayang-bayang Makrab...... #okesip
Kedua. Seharusnya gue melaksanakan pengambilan gambar, atau istilah terkenalnya, syuting. Gue bergabung dengan salah satu UKM di fakultas gue sekarang, dan UKM itu bergerak dalam dunia perfilman. Sebagai script writer teladan, gue membuat naskah sesuai dengan ide cerita teman seangkatan gue dengan ngebut. Ya, namanya juga film pendek, sih.. Naskah itu udah siap dan matang pada tanggal 12 Maret 2013, loh. Seharusnya syuting dilakukan pada tanggal 20 Maret 2013. But then, another shit happens. Diundur menjadi tanggal yang masih belum jelas. Pokoknya kalo itu film jadi, gue (pasti) bakalan pamerin di sini dan sekalian gue berikan naskahnya, siapa tau ada yang pengen ngeliat naskah film itu kayak gimana, cuma sekedar mau berbagi. Tapi tunggu filmnya rampung dulu, ya! Ini gue berikan hadiah logo UKM gue:
Ketiga. Ini sih bukan merupakan hal yang gue undur, malah gue kebanyakan ngejalanin hal ini di bulan Maret. Iya. Gue kebanyakan pulang. Awalnya, gue bertekad untuk hanya pulang ke Jakarta satu kali dalam satu bulan. Bulan lalu gue pulang dua kali.. I broke my own promise, yet I didn't feel sorry. :p
Oh iya. Adik kesayangan gue menderita penyakit tipes sejak Kamis, 28 Maret 2013. Sampai post ini dibuat, dia masih dirawat di RSPI. Gue mohon doa kalian untuk kesembuhan my luph, ya, teman-teman sekalian. Gak perlu doa, deh. Kalian ngucapin, 'Semoga cepet sembuh ya adiknya Evita' di dalam hati pada saat ini juga aja, gue udah berterima kasih. :'D
Infusannya pake stiker beruang..
Udah. Yang bikin gue males ngepost bulan Maret sebenernya cuma tiga itu aja. Kecewa karena 'kesibukan' gue tidak sesibuk yang kalian kira? Maapin saya, ya. Sebagai bonus, gue memberikan kuis menarik yang asyik dan sering sekali kita mainkan sewaktu
Sampai disini dulu, ya. Sampai jumpa di lain waktu. Maap juga, pikiran lagi keruh, lagi gak bisa bikin post bagus-bagus. :')
March 20, 2013
Minal 'Aidin wal-Faizin
Hah? Emangnya ini suasana Lebaran, Vit?
Enggak, enggak. Jangan pada negative thinking, dong. (Negatif apanya?)
Lewat post ini, saya mau mohon ampun, bahwa selama bulan Maret saya gak akan ngepost apa-apa (kecuali ini, iya, iya.) dikarenakan kesibukan yang sungguh terpampang nyata, bukan khayalan, dan bukan lain di mulut lain di hati. (Bingung? Silakan cek instagram-nya Syahrini DISINI untuk mendapatkan hiburan gratis.)
Nanti, saat muncul kembali di Bulan April, saya akan memberitahukan kalian semua kesibukan saya, gak perlu ketik reg segala, saya kasih geratistististis langsung dari leptop saya.
See you!
P.S.
Bonus gambar berisi tulisan tangan saya & seperdua ibu jari saya ada di bagian atas post.
February 26, 2013
Bermain dan Menonton
Halo.
Maaf lama nggak ngepost. Gue khilaf. Ampun.
Maklum, gue sebenernya lagi berasa agak sibuk, karena gue
harus bikin sebuah naskah film untuk UKM gue di Unpad. Ceritanya tentang
senyuman. Tapi, karena cerita dari gue itu belum matang (bahkan naskahnya belom gue selesaikan), kemarin (25/2) gue membuat naskah baru dari cerita punyanya senior di UKM. Jadi, dia ceritain, dan gue menjadikannya naskah. Dan naskah itu jadi dalam kurang dari dua jam (kurang ajar banget kan, giliran cerita sendiri, naskahnya gak jadi-jadi). Ayo bilang wow!
Judul post ini kayak judul lagu barunya Maliq ya.... (Itu mah Berlari dan Tenggelam.....) KRIK!
Oh ya. Kemaren (21/2) gue pulang ke Jakarta dan menghabiskan empat
hari tiga malam di sana. Sangat tidak cukup. Gue butuh lebih—sangat lebih,
daripada itu.
Di hari Jumat (22/2), gue bermain bersama teman-teman seperjuangan di SMA (Amay, Anita, Atika, Atil, Pupuk), di CL. Pertemuan kali ini bener-bener nggak direncanakan, spontan, dan begitu aja, tiba-tiba jadi. Padahal, dari dulu, kita sering banget bikin janji dan ujung-ujungnya nggak jadi. Pupuk udah jadi cemob (cewek mobil) yang handal. Meskipun waktu masuk mol, ngambil karcis parkirnya harus turun dari mobil dulu, tapi dia berhasil melewati tantangan dari Atika (<-- cewek yang membuat kami nyasar): ngelewatin pasar antah berantah. Kami makan di Pizza Hut, dan waktu mau mesen pake perhitungan ekonomi dulu dari Atil & Anita yang notabene merupakan mahasiswi yang 'masih' belajar Matematika sampe sekarang. Yang laen udah lupa caranya ngitung (mungkin kecuali Pupuk, dia kan anak guru Matematika)! Dan jangan lupakan eye contact yang tercipta antara Amay & abang-abang tukang gali di jalan belakang CL. Mereka masih 98% sama! 2%-nya itu, mereka udah beda, sekarang gak ada yang pake seragam putih abu-abu dan ke 33 setiap Senin sampai Jumat. Itu aja. :')
Oke. Bukan itu yang mau gue bahas. Jadi, di CL, kami
menonton Rectoverso, sebuah film produksi Indonesia. Dari film itu, menurut gue
yang berhasil ‘ngena’ itu, ya cerita pertama, Malaikat Juga Tahu. Bercerita tentang Abang, seorang pemuda penderita autis dengan quote-nya
(quote?) “Senin putih rabu gelap”, “Kurang satu! Kurang satu!” atau “Seratus
sempurna, kamu satu, lebih, lebih sempurna”. Bahkan, beberapa penonton nangis di klimaks cerita ini (well done, Lukman Sardi!). Yang lainnya belum bisa ‘ngena’
menurut gue. Firasat, bercerita tentang cewek yang semacem kena sindrom Final Destination gitu. Bagian taman dengan bangkunya, menurut gue klise abis. Ngapain gitu, baca buku aja harus goes sepeda jauh-jauh sampe ke taman sepi? Bangkunya bagus, sih. Cerita Cicak Di Dinding, menurut gue cerita dewasa, dengan adegan-adegan yang tidak terlalu bisa dinikmati oleh mata dan jiwa gue. Ditambah lagi gue geli sama cicak! Kalo Curhat Buat Sahabat, jujur, membosankan bagi gue. Karena sesuai judulnya, isi cerita itu.... ya, curhat. Curhat mulu, nangis mulu, ditelponin mulu. Yang terakhir, Hanya Isyarat, bikin gue pengen main air di pantai.
Dan pandangan gue tentang film Indonesia lagi-lagi tidak berhasil
diubah oleh film ini. Jadi, sampai saat ini menurut gue, film Indonesia itu
terbagi dua. Yang satu, film-film yang kelasnya tinggi—yang bikin gue pusing
karena nggak ngerti dan suka pake kata-kata puitis. Yang satu lagi, film-film
yang kelasnya rendah—yang bikin gue ogah nonton dan hobinya masukin adegan
panas (yang bukannya bikin panas, malah bikin sakit mata). Gue rasa, gue butuh
film yang kelasnya menengah. Bukan standar loh ya, dan bukan film-film yang
ngejiplak film luar juga. Kelas menengah di sini adalah, ya film.... mm, gue
gak menemukan kata yang tepat. Ya, pokoknya gitu, lah. Tau deh. (Hah?)
Setelah nonton Rectoverso, gue kok jadi ngerasa kalo
film Indonesia yang berkualitas biasanya berbentuk seperti cerita pendek yang
dipotong-potong dan digabung-gabung, ya? Kayak Cinta Setaman, misalnya. Atau
paling enggak, terdiri dari cerita pendek yang ternyata punya hubungan, semacem
Berbagi Suami. I am still waiting for Indonesian movies to change my thoughts
about them. Gue sih maunya, film buatan gue sendiri, yang ngubah pola pikir gue
sendiri. :p
Gimana? Pola pikir kalian sama nggak kayak pola pikir gue?
Atau guenya aja yang terlalu aneh? Feel free to share your thoughts about
Indonesian movies here, friends! Doain semoga produksi film pendek gue lancar,
ya (it will be started in March 1st!).
See you soon!
P.S. Buat yang mau nonton Rectoverso, perhatiin bagian Abang
kabur buat nyari sabun, deh. Awalnya, bajunya dimasukin rapi, terus keluar,
terus masuk lagi. :p
P.P.S. Pintu kamar kos di kos-kosan Ibunya Abang, mirip pintu kamar kos gue! (Penting banget, Vit..)
P.P.P.S. Semua judul film Indonesia yang gue tulis di post ini
bagus. Rectoverso, Cinta Setaman, and Berbagi Suami; you guys have to watch
them all. Terutama Berbagi Suami.
Subscribe to:
Posts (Atom)



_webcamera360_20130417194030.jpg)







.jpg)
