December 31, 2011

Selamat Datang, 2012!

Halo 31 Desember 2011!
Sumpah ini gak dilebay-lebaykan atau gimana, tapi emang 2011 terasa singkat banget!
Gue masih inget banget, 31 Desember 2010, gue seperti biasa duduk di genteng rumah gue, nontonin kembang api gratis, atau sesekali gue juga turut menyemarakkan langit dengan memasang kembang api yang gue beli. Ya, gue gak sepenuhnya gak bermodal.
Bedanya, biasanya gue ditemenin adek-bokap-nyokap, duduk bareng di genteng rumah, tapi 2010 itu gue duduk sendirian. Gelap, lagi. Maklum, tetangga gue emang gak pada merayakan tahun baru dengan cara gue. Mereka gak nongol, gue pure sendirian.
Pokoknya detik-detik paling asik adalah 5 menit jelang 00.00, dimana setiap pemasang kembang api seakan-akan berkompetisi 'Siapa yang Menyalakan Kembang Api Paling Banyak'. Wah, 5 menit itu menit-menit yang paling oke deh pokoknya.
Gue juga heran, gimana ya, saat-saat yang udah tepat setahun yang lalu itu, masih hangat banget di otak gue, seakan-akan baru diangkat dari penggorengan kemaren.
2011 itu--sama seperti tahun-tahun lainnya, penuh kenangan. Kenangan baik, bakal terus gue kenang dan kenangan buruk, bakal gue masukin ke dalam lubang hitam di otak gue.
Di tahun 2011...
Bulan Juni, gue resmi menjadi kakak paling senior di sekolah(naik kelas dua belas) dan mulai tanggal 25, ikutan tur bareng 33-2k12 ke Bali, Bromo, dan Jogja. Meskipun (gue baru tau kalo) tur naik bis itu gak enak, tapi bareng temen-temen seangkatan, semua hal gak enak itu jadi enak.
Bulan September, gue berkomitmen untuk ikut SPK (tidak mengerti? Klik Sabtu)
Bulan Desember, gue berulang tahun, gue merayakan Natal bareng Rohkris33 dan..gue menulis post ini.
Terus bulan yang lainnya mana? Gak usah gue tulis lah ya, nanti kebanyakan (padahal sih sejujurnya gue lupa, kebanyakan mungkin?).
AH! Pokoknya 2011 masih terasa terlalu singkat! Dan besok udah 1 Januari di tahun yang seharusnya menjadi tahun yang lebih baik, 2012.
Ada yang bilang kiamat tahun 2012? Selama yang bilang bukan Tuhan, gue gak percaya. Maaf.
Gue menulis post ini di sofa panjang yang kemarin gue jadikan tempat tidur, di sebuah villa di Puncak. Villa yang ternyata berada tepat di seberang pintu masuk Taman Matahari (maklum, gue nyampenya dini hari, jadi baru sadar sekarang). Dan ini juga villa yang ternyata isinya banyak banget hewan yang diawetkan, ada harimau, macan tutul, burung, dan lainnya (mengambil di Taman Safari, mungkin?) (Jangan-jangan gue salah masuk, ini bukan villa tapi museum!)
Oke! Gue gak akan ngepost lagi sampe tahun depan, jangan kangen (buat apa kangen sih, besok kan udah tahun depan).
Salam Aku-Yakin-Bisa-Lebih-Baik-Di-2012!
(dan masih) Selamat berlibur!

December 29, 2011

Year-End Holiday

Salam sejahtera! (liburan memang selalu menyejahterakan)
Apa kabar? Bagaimana Natalmu? Dahsyatkah? Luar biasakah? Fantastiskah?
Kalau kamu tidak merayakan Natal, saya rasa liburan akan tetap menyejahterakan. Yap. Liburan emang candu, menyejahterakan siapa saja. Tapi ada kisah tragis di liburan saya.

(Sesungguhnya tidak separah gambarnya..)
Tanggal 25 Desember pagi, saya merasakan kaki saya tidak enak untuk berjalan. Tapi seiring berjalannya waktu, rasa sakit itu memudar dengan sendirinya.
Tanggal 26 Desember, saya terbangun dan setelah perdebatan panjang (ranjang tadinya tidak mau melepaskan saya, di hari libur dia memang seribu kali lebih posesif dari biasanya), saya akhirnya berencana mandi. Dan, poof! Kaki saya gak bisa napak! Tapi bukannya tiba-tiba saya melayang, bukan. Melainkan kaki kiri saya tidak bisa menapak di tanah dengan sempurna. Jika ingin berjalan, solusinya adalah.. terpincang-pincang. Begitu menyedihkan. Beberapa teman menyuruh saya ke tukang urut, namun kendalanya adalah, saya hanya bersama adik saya. Bisakah si gendut itu mengantar saya? Mungkin bisa. Naik fixie-nya. Saya duduk di batangannya. Lalu nanti setelah saya diurut, fixie-nya lah yang harus diurut.
Tanggal 27 Desember sore, seharusnya saya menghadiri makan-makan yang disponsori oleh teman saya, Yolanda, yang ketika itu berulangtahun ke-17 (HAPPY BIRTHDAY BABE!). Namun, kaki yang kian hari bertambah sakit memaksa saya untuk melewatkan kesempatan emas itu. Sedih.
Tanggal 28 Desember siang, anak-anak Rohkris berkumpul bermain bulutangkis. Namun... lagi-lagi saya tidak hadir. Gak mungkin juga saya main bulutangkis sambil terpincang-pincang. Namun ajaibnya.................*jengjengjeng* pada sore hari di tanggal 28 Desember itu, saya sembuh! Mungkin karena hari itu hari ulang tahun Bang Raditya Dika, sampai-sampai hari itu jadi hari ajaib? Entahlah.
Yang jelas, hari ini, tanggal 29 Desember, saya sudah sehat walafiat, sudah bisa berlari seperti Tsubasa. Puji Tuhan!
Mengenai pincang itu, sangat tiba-tiba, saudara-saudara! Saya tidak jatuh, tidak kepeleset, tidak apapun. Namun takdir berkata demikian.
Alasan saya pincang paling masuk akal: salah urat.
Alasan saya pincang paling tidak masuk akal: hukuman karena sebelumnya saya mengejek Nelson, yang pada saat itu pincang-_-
Sudahlah. Poin terpenting adalah:
SAYA SUDAH SEMBUH. HORE! SAYA BISA MERAYAKAN TAHUN BARU TANPA PINCANG!
Sudah dulu ya. Selamat menjelang tahun baru 2012! *tiup terompet*

Salam, Evita yang sudah sehat.

December 18, 2011

December


Hola. Selamat bulan Desember!
Desember itu bulan favorit saya! Kenapa?
Satu; saya lahir di bulan itu.
Dua; di bulan itu banyak liburnya.
Tanpa perlu alasan selanjutnya, saya rasa semua juga suka bulan Desember (yang banyak liburnya itu).
Fyi di Desember tahun ini saya sudah harus membuat KTP. Iya KTP. Iya.
Since I am seventeen now, saya pengen jadi orang yang lebih dewasa lagi.
Saya pengen jadi terang di antara kegelapan dunia ini dan memberikan kontribusi bagi negara tercinta.
Saya pengen masuk FSRD ITB, dapet kos-kosan yang super enak, cepet lulusnya.
Saya pengen cheese cake nih (gak nyambung).
Ngomongin kedewasaan, saya jadi inget sama seminar Break Your Personal Limit kemaren.
Jadi ceritanya saya tanggal 4 Desember lalu ikut seminarnya Bong Chandra di APL Tower.
Then my favorite line was;
Pilihan kamu ada dua; males-malesan sekarang dan kerja keras nanti, atau kerja keras sekarang dan males-malesan nanti.
Pada saat itu saya mikir, "iya juga ya. Baiklah. Gue akan kerja keras sekarang baru males-malesan nanti."
Kenapa? Karena opsi kedua sepertinya menawarkan kesempatan males-malesan yang lebih lama. Ya, dasar jiwa pemales.
Pokoknya setelah seminar saya merasa lebih tua, terutama tanggal 9 Desember lalu (ya emang lebih tua, kan hari ulang tahun).
Ya pokoknya seperti itu.
Dan tanpa terasa sekarang sudah pukul 00.10 WIB, tanggal 18 Desember 2011.
Besok Natalan 33! S-s-s-saya p-p-p-pake d-d-d-dress.. (horor)
Yak! Selamat tidur!
Santa Claus is coming on the way to town!