January 12, 2012

Cakes

It has been a long time since my birthday (December 9th) but I (suddenly) just wanna post the birthday stuff \:D/

 First cake. At December 8th night--as usual--I stole snacks from refrigerator but I didn't find this blackforest. Then, it just appeared on the next day. Magic? This cake was bought by my parents. Super love!

Second cake. Given by my superfriends--Inggrith, Fallycia, Yolanda, Michael, Hantrisna, and Stefanus--on December 10th. I even didn't think that I would get such a surprise from them--yeah, I closed my December 9th without any surprises. Guess what? This cake had 'P1T4Q' on its top. They gave me a kiddy-water tank and a pair of home-shoes (I'm too lazy to capture them). Yeah, as I am (ab)normal, I have (ab)normal friends too. Syupa dupa thanks!

This. A lovely gift from Nie, Atika, Pupuk, Amay, and Mehi. I got this on my hand on December 16th--a little bit too long since my birthday but don't worry girls! (They came to my class and sang happy birthday on December 9th) Thankieeeesssssss :D

This post supposed to tell about cakes. Yes. Nowadays, I love cake more and more. I am good at eating cake and bad at baking cake, honestly. Yesterday, I made pancakes and (unfortunately) it....had really bad appearance. Luckily, it still could be eaten. I ate 4 pieces. Actually, it tasted good.
And now what I really want is.............cupcakes! Cupcake'S'! So I mean not only one but many cupcakes. And since I follow @Cupcakes_Co on twitter, my desire to cupcake is increasing. OH I REALLY NEED CUPCAKES!!! Щ(ºДºщ)
 
H-H-HEAVEN!

Goodbye. Goodnight January 12th. Cupcake. Cupcake. Cupcake...

January 10, 2012

Manusia Setengah Salmon

TWEET GUE DIRETWEET BANG RADIT (lagi)!


Sebetulnya sudah lama ya. Gue beli buku penggoda iman itu tepat di hari buku itu terbit loh, 24 Desember 2011. Bangga ya, soalnya buku pertama sampai kelimanya Bang Radit, gue selalu terlambat belinya. Baru kali ini :')

Manusia Setengah Salmon--seperti buku-buku Bang Radit sebelumnya--ini sangat lucu! My favorite part is 'Bakar Saja Keteknya!'. Belom baca Manusia Setengah Salmon? Gak gaul! (lho)
Sudahlah. Pokoknya kamu harus membaca buku ajaib ini (yang malah lebih banyak saya ceritakan di post saya yang berjudul Berpindah atau Menetap?)

January 09, 2012

Additional Holiday

Halo! Salam 2012 saudara-saudara sekalian.
Keceriaan Desember memudar seiring dengan masuknya kita ke bulan Januari. Kenapa? Apa? Karena liburannya sudah mau habis? Wah, dasar pemalas kamu!
Akan tetapi berhubung saya sedang berperang melawan penyakit memilukan bernama cacar, saya jadi mendapat additional holiday. Hore. (hore tanpa tanda seru berarti labil, antara senang atau tidak)
Penyakit ini dengan kejam tumbuh di bagian-bagian diri saya sejak hari Rabu, 4 Januari 2012. Dimana hari tersebut juga merupakan hari ulang tahun Pak Djakaria, ayah saya. (HAPPY BIRTHDAY KAP!)
Penyebab cacar saya paling masuk akal; saya sedang tidak fit saat bepergian dengan teman-teman dimana salah seorangnya baru saja sembuh.
Penyebab cacar saya paling tidak masuk akal; karena saya mengejek Rio, "Itu muka kenapa, Yo?" (menunjuk mukanya yang ada bekas cacarnya. Iya saya nyesel. Iya)
Karena cacar, dalam 4,5jam sekali, saya harus minum antivirus. Iya. Beneran. Namanya antivirus. Tapi merk-nya Acifar, bukan SMADAV. Dalam 3jam sekali, saya harus minum 20 tetes Propolis, obat yang rasanya sangaaaaaaaat aneeeeeeeeeh.

Sudahlah. Lupakan tentang cacar. Mari kita memikirkan hal-hal yang berguna bagi hidup kita saja.
EH GILA INI UDAH TAHUN 2012!
Pertengahan tahun ini saya harus kuliah..................gawat......................menentukan jurusan dengan mantap saja belum. (gemetar ketakutan)
Duh temen-temen, saya masih belum bisa membayangkan seperti apa sih kuliah itu. Saya rasa sinetron maupun ftv di tipi-tipi kebanyakan bohongnya. Aduh, semoga kayak SMA lagi. (mungkinkah?)
Sudahlah. Lupakan tentang kuliah. (ditabokin ayahanda dan ibunda)
Pokoknya gue harus mempergunakan sisa-sisa waktu di SMA gue dengan baik.
Ke depannya? Hm.....................bye! (kabur)

January 02, 2012

Berpindah atau Menetap?

Sebetulnya saya sudah selesai membaca Manusia Setengah Salmon-nya Bang Dika sejak minggu lalu. Pokoknya buku itu benar-benar gila! (Memang sih semua bukunya Bang Dika itu gila)
Bagian yang paling mengocok perut adalah bab 'Bakar Saja Keteknya'. Terlalu banyak hal konyol dalam buku itu. Mari kita bahas perenungan saya akan buku itu.
Jadi, seperti yang kita ketahui (atau yang akan Anda ketahui, bila Anda tidak tahu), salmon adalah binatang yang berpindah setiap tahun untuk bertelur. Dan mereka tidak kenal takut. Mati dalam perjalanan? Bagi mereka, why not? Hebat ya. Si salmon berjuang buat orang(dalam hal ini, binatang) lain tanpa memikirkan keselamatannya sendiri. Salut! Tapi ya, memang itulah takdir si salmon.
Nah, dalam buku ini, Bang Dika membahas perpindahan-perpindahan dalam hidupnya. Pindah rumah, sampai pindah hati.
Nah, kalo bagi si salmon pindah adalah sebuah takdir, bagi kita, pindah adalah sebuah pilihan.
Dan kita harus bisa memilih pilihan yang terbaik, tentu saja. Wah, jadi inget lagu The Man Who Can't Be Moved-nya The Script yang diperdebatkan Inggrith dan Marinie, kedua kolega SMA saya di dalam perjalanan ke Bali silam.
Sampai sekarang masih menjadi sebuah perdebatan sebenarnya, antara apakah move on adalah sebuah keharusan atau pilihan. Ya, sebetulnya 'pindah' juga masih menggantung di antara keharusan atau pilihan. Tapi bagi saya, itu pilihan. Soalnya, tidak berpindah bukanlah dosa. Sesuatu yang bukan dosa berarti tidak apa-apa bila dilakukan. Ya kan? (dan sebetulnya tidak move on juga rasanya tidak dosa, hanya kebodohan saja. Kebodohan seharusnya tidak dipelihara--hmm, mungkin move on beda sama pindah-pindah lainnya)
Setelah membaca MSS, saya mendapat sebuah quote, sebetulnya sudah lama muter-muter di otak;
Hati itu hampir sama kayak rumah. Ada yang mengisi di dalamnya, dan… kadang-kadang, pindah.
Nah, begitulah. Pindah rumah ataupun tidak pindah rumah bukanlah dosa (yaiyalah), dan pindah hati ataupun tidak pindah hati juga bukanlah dosa. Itu pilihan, tergantung kamu mau memilih yang mana. Sekian.